Pengertian dan Jenis jenis Batu Alam

Pengertian Batu Alam

Batu alam merupakan salah satu jenis material bangunan yang banyak digunakan oleh masyarakat. Batu alam biasanya digunakan untuk proses penyelesaian akhir pembangunan atau finishing. Dengan tampilan dan kesan alami dari batu alam ini menjadikannya salah satu bahan bangunan yang begitu populer.

Terlebih lagi batu alam terdapat banyak jenis serta pemasangannya yang mampu menghasilkan berbagai macam pola dan tampilan bangunan menjadi lebih mewah. Jadi, tidak heran kalau batu alam ini menjadi elemen wajib dalam pembangunan sebuah rumah, mulai dari pagar, taman, hingga kamar mandi.

Artikel Terkait: Cara Membuat Batu Alam Sendiri Dirumah

Jenis-jenis Batu Alam

Terdapat berbagai jenis batu alam dengan keunggulannya masing-masing. Berikut adalah jenis-jenis batu alam, diantaranya:

1. Batu Marmer

Fungsi utama batu alam ini kebanyakan sebagai penutup atau finishing lantai dan dinding. Seperti yang diketahui bahwa harga marmer memang sangat mahal. Karena batu marmer ini memiliki corak yang unik dan terkesan mewah.

Tidak heran jika banyak bangunan mewah yang menggunakan batu marmer. Namun perlu diperhatikan bahwa batu marmer juga memiliki sifat yang sensitive terhadap perubahan cuaca, apalagi Indonesia termasuk iklim tropis, namun disamping itu batu marmer memiliki ketahanan yang cukup kuat.

2. Batu Andesit

Jika ditanya jenis batu alam apa yang paling kuat, Batu Andesit jawabannya. Ya, batu Andesit merupakan batu yang paling keras diantara jenis batu marmer lainnya. Batu Andesit juga memiliki tingkat porositas yang kecil.

Batu Andesit berasal dari gunung berapi, jika Anda berada di sekitar gunung berapi maka Anda bisa melihat batu andesit ini yaitu yang berwarna abu-abu atau berwarna hitam. Batu Andesit juga menjadi unggulan sebagai material bangunan yang banyak digunakan. Sifat batu yang tahan terhadap cuaca serta kokoh menjadikan batu andesit banyak digunakan dalam proses pembangunan.

3. Batu Sabak

Batu sabak atau yang lebih kita kenal dengan batu kali menjadi salah satu jenis batu alam yang kuat untuk segala macam pondasi. Jenis batuan ini dapat dibelah menjadi lempengan tipis yang digunakan untuk pelapis dinding maupun lantai. Pengaplikasian batu sabak ini sebagian besar digunakan untuk bagian luar misalnya untuk pembuatan pagar, kolam, serta taman.

4. Batu Granit

Granit merupakan salah satu jenis batu alam yang banyak digunakan sebagai pelapis dinding. Sifatnya yang tahan terhadap suhu ruangan menjadikan granit pilihan yang cocok digunakan untuk pembuatan dapur.

5. Batu Palimanan

Jenis batu alam yang satu ini berasal dari Palimanan, Cirebon. Sesuai namanya, batu ini banyak ditemukan di daerah Palimanan, bahkan banyak pengrajinnya disana. Batu palimanan sangat cocok dipasang pada bidang interior atau eksterior sebuah bangunan. Batu palimanan memiliki warna yang terang dan berpori, jadi agar tidak cepat kotor lebih baik setelah dipasang langsung diberi pelapis batu alam atau coating.

6. Batu Candi

Batu candi merupakan batu yang banyak digemari konsumen karena coraknya yang terkesan sejuk dan alami. Di pasaran banyak menjual batu candi ini dalam bentuk lempengan. Sifatnya yang mudah menyerap air menjadikan batu candi ini cocok apabila digunakan dalam pembuatan kamar mandi. Salah satu jenis batu candi yang populer adalah di Borobudur lava.

Cek Disini: Harga Conblock

Demikianlah definisi serta jenis-jenis batu alam yang banyak tersedia di pasaran. Semoga dapat membantu Anda untuk lebih mengenal jenis dan karakteristik dari masing-masing batu alam, karena masing-masing batu alam memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing.

Sharing is Caring…!