Cara Pemasangan Paving Block

Gambar Pemasangan Paving Block di Jakarta Selatan

Cara Pemasangan Paving Block – Conblock atau Konblok adalah material bangunan yang juga sering disebut bata beton. Paving block terbuat dari campuran air, semen, abu batu, serta agregat kasar dan halus. Berdasarkan campuran bahan-bahan dasarnya, paving block memiliki karakteristik yang hampir sama dengan mortar.

Dalam dunia konstruksi paving block tidak hanya disebut dengan istilah conblock, tetapi juga sering disebut sebagai batu konblok. Beda halnya dengan beton yang umumnya terlihat monoton dan jarang terdapat variasi, paving block memiliki berbagai jenis model, warna, corak, serta ukuran. Texture lain dari paving block yaitu grass block atau paving rumput berlubang.

Paving block berfungsi untuk menutup atau mengeraskan permukaan tanah. Jika sebuah tanah belum dijadikan jalan aspal atau beton, maka paving block menjadi salah satu alternatif untuk memperbaiki permukaan tanah. Tidak hanya itu, dikarenakan desain, warna, serta ukuran paving block bervariasi sehingga pemasangan paving block dapat ditujukan juga untuk memperindah struktur desain taman atau dekorasi hunian.

Artikel Terkait: Pengertian dan Jenis-jenis Batu Alam

Keunggulan Paving Block

  • Mampu menyerap air lebih baik dibandingkan aspal jalan atau beton ready mix. Air yang jatuh akan diserap tanah melalui rongga naat pada pemasangan paving block. Dengan demikian, paving block memiliki kelebihan tersendiri untuk digunakan sebagai penutup jalan karena dapat menjaga keseimbangan air tanah dan tidak menyebabkan genangan ketika terjadi hujan deras.
  • Walaupun sering disebut bata beton, tapi paving block memiliki bobot yang jauh lebih ringan.
  • Penggunaan paving block disekitar rumah memberikan keuntungan dari segi ketersediaan air. Hal tersebut karena paving block membantu penyerapan air kembali ke tanah sehingga air akan selalu ada untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.
  • Memiliki bentuk, ukuran, warna, dan corak yang bervariasi sehingga tidak menimbulkan kesan monoton
  • Harga relatif murah daripada harga pengaspalan dan pemeliharaan yang dilakukan pun cukup mudah.
  • Paving block mudah ditemukan di toko-toko bangunan

Kekurangan Paving Block

  • Beberapa pasangan paving block mudah bergelombang dikarenakan pondasi yang tidak kuat.
  • Pemasangan paving block umumnya hanya cocok untuk jalanan yang dilalui kendaraan ringan dan tidak berkecepatan tinggi. Jika lahan atau tanah yang telah ditutup paving block dilewati kendaraan bermuatan berat, paving block dan tanah akan mudah amblas .
  • Pemasangan paving block harus dilakukan dengan teliti agar susunan tidak mudah bergeser dan menghindari ketidakrataan pada proses pemasangannya

Tahapan Cara Pemasangan Paving Block

Terdapat beberapa langkah untuk melakukan pemasangan paving block yang baik dan sesuai prosedur. Berikut cara pemasangan paving block yang juga bisa digunakan dalam pemasangan grass block:

  • Sebelum dilakukan pemasangan paving block, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi tanahnya. Struktur tanah yang akan ditimpa paving block harus diperbaiki terlebih dahulu menjadi padat dan rata.
  • Sebaiknya gunakan kanstin beton pada tepi jalan agar pemasangan paving block tidak mudah bergeser dan paving block yang sudah dipasang terkunci rapi.
  • Gelar abu batu dengan mengikuti kemiringan yang sudah diperhitungkan lalu ratakan dengan jidar kayu.
  • Kemudian lakukan pemasangan paving block dengan cara satu persatu dipasang maju ke depan
  • Di bagian tepian jalan atau sudut lahan, paving block bisa dipotong agar ukurannya dapat menyesuaikan tepian jalan tersebut.
  • Setelah pemasangan paving block selesai, nat paving block dilakukan pengisian dengan abu batu.
  • Selanjutnya, paving block dipadatkan dengan baby roller atau stamper kodok beberapa kali putaran agar paving block saling mengunci satu sama lain
  • Langkah terakhir, bersihkan area jalan atau lahan yang telah dilakukan pemasangan paving block dengan abu batu.
Artikel Terkait: Harga Kanstin

Mari Berbagi..!

Baca Juga