Cara merawat Saluran Buis Beton Agar Tidak Mudah Tersumbat

Tidak Mudah Tersumbat Memiliki saluran air menggunakan buis beton memang pilihan cerdas karena ketahanannya terhadap beban berat. Namun, karena permukaannya yang cenderung kasar dibandingkan pipa PVC, buis beton lebih mudah “menangkap” kotoran yang bisa memicu penyumbatan.
Berikut adalah panduan praktis untuk merawat saluran buis beton Anda agar tetap lancar dan bebas masalah dalam jangka panjang.

1. Filter Sampah di Hulu

Pasang saringan besi atau kawat pada lubang masuk air. Fokuslah pada pembersihan rutin sampah plastik dan daun agar tidak masuk dan mengendap di dalam buis.

2. Pengurasan Lumpur Rutin

Lakukan pengerukan sedimen pasir atau tanah minimal 6 bulan sekali. Gunakan semprotan air bertekanan (flushing) untuk mendorong lumpur agar tidak mengeras di dasar beton.

3. Cek Kerapatan Sambungan

Pastikan setiap sambungan antar buis tetap rapat dengan semen/mortar. Sambungan yang renggang memicu tanah masuk ke saluran atau menjadi jalan masuk akar pohon yang merusak.

4. Pasang Penjebak Lemak

Untuk limbah rumah tangga, gunakan grease trap. Lemak yang masuk ke buis beton akan sangat sulit dibersihkan karena tekstur beton yang kasar memicu lemak cepat menempel dan membatu.

5. Awasi Pertumbuhan Akar

Hindari menanam pohon berakar besar di jalur pipa. Jika ada akar yang mulai masuk ke celah beton, segera potong dan tambal ulang sambungan untuk mencegah sumbatan total.

Tips Penting

Peran Bak KontrolSangat disarankan untuk menyediakan Bak Kontrol setiap jarak $5$ hingga $10$ meter. Bak kontrol ini memudahkan Anda untuk memantau titik mana yang tersumbat tanpa harus membongkar seluruh jalur saluran.

Fast Respon

Untuk mendapatkan respon cepat, telepon kami sekarang juga!

Whatsapp

Chat dengan tim sales representatif untuk informasi lebih lanjut!

Scroll to Top